Kabar

Waspada Provokasi BPN Soal 25 Juta Kesalahan Situng KPU

Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) dan Sandiaga Uno (kanan) didampingi Dewan Penasehat BPN Amien Rais (kiri) memberikan keterangan pers mengenai berita bohong penganiayaan Ratna Sarumpaet, di kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (3/10).

JAKARTA – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi kembali provokatif menyatakan akan membongkar jutaan data kesalahan input pada Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal itu sebagaimana agenda undangan jumpa pers yang beredar melalui pesan WhatsApp, yang diterima redaksi, Senin (13/5).

Dalam undangan itu, tertulis bahwa pada Selasa (14/5) besok, BPN akan menyelenggarakan konferensi pers di Sahid Hotel Jakarta.

BPN disebutkan tidak hanya mengundang awak media, tapi juga para dutabesar negara sahabat, Komisioner KPU, pimpinan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, pimpinan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), seluruh pejabat lembaga tinggi negara, dan perwakilan relawan. Adapun total undangan ditaksir mencapai 1.000 orang.

“Akan disampaikan 25 juta kesalahan Situng KPU. Bongkar C1 secara nasional dan bentuk-bentuk kecurangan,” begitu salah satu petikan dari undangan yang dimaksud, Senin (13/5).

Rencana penyampaian dalam konferensi pers tersebut patut dicurigai kebenaran datanya karena seperti biasa hanya akan membicarakan secara subjektif dan internal, serta lebih dimaknai sebagai strategi untuk mengumpulkan media demi sebuah eksistensi yang minim substansi.

Kubu Paslon 02 terus menggalakkan strategi demi meraih simpati masyarakat agar kemenangan Jokowi yang tinggal menghitung hari menjadi terdelegitimasi. Namun, strategi tersebut kebanyakan gagal dan berakhir penangkapan berkat bantuan dari masyarakat.

Leave a Response