Indonesia

Wapres Ma’ruf Amin Minta Data Desa Penerima Dana Diperbarui

JAKARTA – Wakil Presiden Ma’ruf Amin minta data desa penerima anggaran harus terus diperbarui secara periodik untuk menghindari adanya keberadaan “desa fiktif” dan memperbaiki data statistik jumlah desa.

“Itu harus terus di-update ya. Antisipasi ke depan, terus ada secara periodik dilakukan pengecekan-pengecekan dimana dana itu, desa-desa, masih ada nggak yang fiktif dan siluman itu,” kata Ma’ruf Amin kepada wartawan di Kantor Wapres Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Ma’ruf mengatakan pihak terkait yang bertanggung jawab dengan dana desa itu mestinya berinisiatif memeriksa jumlah desa dan dana yang didistribusikan. Sebab, tak menutup kemungkinan masih ada desa fiktif yang belum terungkap.

“Mestinya memang tidak hanya menerima laporan, tapi juga melakukan pengecekan, betul apa tidak jumlah desa itu, siapa tahu masih ada lagi yang belum ter-detect, belum diketahui,” katanya.

Ma’ruf Amin menyebut, pihak terkait yang bertanggung jawab dengan dana desa harus  berinisiatif memeriksa jumlah desa dan dana yang didistribusikan untuk memastikan anggaran dari Pemerintah diterima dan dimanfaatkan dengan benar demi pembangunan desa, dimana mungkin masih ada desa fiktif yang belum terungkap.

“Jadi memang supaya dana-dana dari APBN itu sampai kepada yang betul-betul bermanfaat untuk masyarakat,” tuturnya.

Keberadaan desa fiktif ini sebelumnya diungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Desa fiktif merujuk pada desa tak berpenghuni di Kabupaten Konawe di Provinsi Sulawesi Tenggara yang sengaja didaftarkan agar memperoleh jatah dana desa yang disalurkan oleh pemerintah. (aqq/mcf)

Leave a Response