Indonesia

Parah! Prabowo Usir Sandiaga Karena Tak Setuju Deklarasikan Kemenangan

JAKARTA – Cawapres 02 Sandiaga Uno diketahui bertengkar hebat dengan capres Prabowo soal deklarasi kemenangan 62 persen, hingga ia diusir keluar dari koalisi. Kabar tersebut tersebar dalam jejaring WhatsApp dan media sosial, Kamis (18/4) pagi.

Berikut informasi yang tersebar:

TADI MALAM TIM INTI 02 BERTENGKAR HEBAT
(kabar kasak-kusuk dari para wartawan)

Dari teman wartawan yang hadir di Rumah Jln Kertanegara kemaren, para pentolan partai pendukung 02 bertengkar hebat.

Sandiaga Uno (SU) diusir Prabowo Subianto (PS).
Untuk menjaga etika politik jangan sampai terulang spt 2014, SU memberi saran ke PS agar tidak membuat deklarasi apa pun dulu.

Tapi PS mempertanyakan ke SU, “Apa alasan Anda??!!” PS langsung gebrak meja dgn kasar dan keras.
“Dengan Anda tidak setuju dgn klaim kemenangan ini…, silahkan Anda keluar dr koalisi ini! Artinya Saudara secara tdk langsung mendukung pasangan “bajingan” yg menang itu!!”

Sempat dilerai Sohibul Imam (Presiden PKS) dkk.

 SU bilang, “Saya lebih baik kehilangan nyawa dibanding kehilangan harga diri, klaim menang, taunya yang dilantik orang lain!!”

Makanya saat mengeluarkan pernyataan, PS tidak didampingi SU.

Pada kenyataannya, Prabowo tidak siap kalah kembali, sehingga buru-buru mendeklarasikan kemenangan hanya berdasarkan hasil exitpoll internal BPN yang belum tentu kebenarannya. Padahal hasil Quick Count  lembaga-lembaga survei yang kredibel, menunjukkan Paslon 01 Jokowi-Ma’ruf lebih unggul dari Paslon 02 Prabowo-Sandi.

Dari hasil tersebut, Sandi sangat menyadari bahwa pihaknya akan kalah saat pengumuman resmi KPU nanti, sehingga ia menolak untuk mendeklarasikan kemenangan. Sandi jelas tidak ingin menanggung malu jika kenyataan yang terjadi nanti seperti nasib Prabowo di Pilpres 2014, sudah sujud syukur menang, ternyata hasilnya salah dan kalah.

(ZN/MCF)

Leave a Response