HoaxHukumIndonesia

Menkominfo Ungkap 20 Negara Sebar Hoaks Kerusuhan di Papua

JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyebut ada 20 negara yang menyebarkan hoaks tentang kerusuhan di Papua. Kominfo juga telah memblokir 550 ribu URL yang mengandung konten hoaks dan provokatif.

“Pantauan kami, ada 20 negara yang mention berkaitan dengan Papua dengan  550 ribu lebih URL,” kata Rudiantara di Gedung Kominfo, Jakarta, Kamis (5/9).

Penyebaran hoaks paling banyak terpantau di media sosial Twitter. Konten hoaks yang teridentifikasi berasal dari Eropa dan negara-negara tetangga. Namun, konten hoaks tersebut belum tentu disebarkan oleh warga negara bersangkutan.

“Dari mention-nya, kita lihat juga banyak yang di-mention dari negara lain, tapi belum tentu warga negara yang bersangkutan, kontennya disebarkan dari negara tersebut,” ucapnya.

Kominfo telah berkoordinasi dengan platform media sosial untuk menangani konten hoaks  mengenai kerusuhan Papua di media sosial.

“Oh tentu, karena kan kita minta di-takedown. Ada Facebook, Instagram, Twitter, dan Youtube,” ucapnya.

Menkominfo Rudiantara mengimbau kepada masyarakat agar membantu pemerintah dengan tidak menyebarkan berita yang salah atau bahkan hoaks. Informasi yang keliru dapat semakin memperkeruh suasana Papua. (aq/mcf)

Leave a Response