Indonesia

Alumni UI dan Alumni Perguruan Tinggi se-Indonesia Dukung Jokowi-Ma’ruf

Jakarta – Ribuan alumni Universitas Indonesia (UI) dan alumni ribuan perguruan tinggi di seluruh Indonesia serta berbagai organisasi masyarakat, berkumpul di kompleks Gelora Bung Karno (GBK) dan mendeklarasikan dukungan untuk pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden no. urut 01 Jokowi Widodo-Ma’ruf Amin.

Acara deklarasi

Dukungan yang diberikan oleh para alumni UI dan Universitas lainnya membuktikan kaum intelektual juga turut mendukung Jokowi-Ma’ruf dalam kontestasi di Pilpres tahun ini.

Gerakan deklarasi tersebut menunjukkan kaum cerdas dan terdidik sangat peduli pada kemajuan bangsa. Jokowi-Ma’ruf adalah sosok pemimpin yang baik dan menjadi harapan rakyat.

Ketua Bidang Milenial Alumni UI, Muhammad Pradana Indraputra, mengatakan, alumni UI memiliki alasan kuat mendukung Jokowi di Pilpres 2019.

“Jokowi bukan tipikal orang yang omong doang, rencana doang. Jokowi itu man of action. Jokowi melakukan semuanya untuk semuanya. Sesimpel itu alasan kita,” kata Dana sapaan akrab Pradana saat deklarasi almuni UI dukung Jokowi-Amin di GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (12/1/2019).

Jokowi dinilai sebagai sosok yang tegas dan berani. Dana pun mencontohkan soal Freeport dan MRT.

“MRT yang sudah terencana dari tahun 90-an, enggak pernah tereksekusi. Baru tereksekusi sama Jokowi. Freeport sejak dulu katanya divestasi, tapi enggak pernah kejadian. Baru zaman jokowi baru terjadi,” jelas pria yang juga menjabat Ketua Bidang Milenial Masyarakat Cinta Masjid (MCM) ini.

Sebelumnya, ribuan orang Alumni UI membentuk Relawan mendukung Orang Baik di Pilpres 2019, acara Deklarasi ini diketuai oleh Pak Fadjar Soeharto dari Alumni FT – UI, memberikan dukungan kepada pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-KH Ma’ruf.

Untuk diketahui, pesta demokrasi Pemilihan Presiden diikuti oleh dua paslon, yakni no urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan no urut 02 Prabowo-Sandiaga.

Dukungan oleh alumni UI dan sejumlah perguruan tinggi mampu membuat Prabowo-Sandiaga beserta timsesnya ketar ketir.

Pemilih milenial sekarang sudah semakin cerdas dan tahu mana orang yang omong doang atau nyebar hoaks, serta mana orang yang tidak banyak bicara, tapi banyak kerjanya. (dewmcf)

Leave a Response